Kolaborasi Pemerintah, Gereja dan Seluruh Lapisan Masyarakat Mampu Menuntaskan Kemiskinan

Amarasi, Nusantara3 | Gubernur VBL didampingi bupati dan wakil bupati kupang meresmikan gedung kebaktian Gereja GMIT Betel Ekam, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang pada hari sabtu (4/9).

Dalam sambutannya pada peresmian gedung kebaktian gereja Betel Ekam Gubernur VBL menyampaikan “Kolaborasi seluruh Jemaat Betel Ekam walaupun membutuhkan waktu akan tetapi gedung kebaktian ini dapat diselesaikan. Uang 2 miliar untuk pembangunan gedung kebaktian ini bukanlah jumlah yang sedikit akan tetapi dengan jumlah jemaat yang terbilang sedikit gedung kebaktian ini tetap dapat diselesaikan walaupun harus menunggu 27 tahun masa pengerjaan. Hal ini menunjukan bahwa dengan kolaborasi yang baik kita dapat menuntaskan seluruh permasalahan yang ada di daerah ini. Saya yakin bahwa kolaborasi pemerintah, Gereja dan seluruh lapisan masyarakat akan mampu menuntaskan kemiskinan di tanah flobamorata yang sama-sama kita cintai ini”.

Gedung gereja dan pastori jemaat Betel Ekam akhirnya selesai di bangun setelah 27 tahun pembangunan sejak peletakan batu pertama. Pembangunan gedung kebaktian dimulai pada tanggal 18 Juni 1994 diawali dengan peletakan batu pertama fondasi oleh Pdt. Benyamin Fobia dan Bupati Kupang Paul Lawa Rihi, dan setelah penantian panjang akhirnya hari ini sabtu 4 September 2021 gedung gereja dan pastori ini ditabiskan oleh Ketua Sinode GMIT. Para jemaat sangat bersyukur dan bersuka cita karena akhirnya gedung gereja dan pastori dapat diresmikan.

Setelah acara penahbisan, gubernur VBL diminta oleh jemaat gereja Betel Ekam untuk meletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pengerjaan gedung serbaguna gereja yang akan digunakan sebagai balai pelatihan dan pendidikan anak usia dini.

Peletakan Batu Pertama Balai Pelatihan dan Gedung PAUD

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut Sekretaris Daerah Kota Kupang bersama beberapa anggota DPRD Prov. NTT dan Kabupaten Kupang serta beberapa Pimpinan OPD Lingkup Pemprov NTT.(*)

Tinggalkan Balasan