Rayakan Idul Adha 1442 H, Garda Pemuda NasDem NTT Serahkan Kurban ke Ketua MUI NTT

Kupang, Nusantara3 | Tepat di hari Raya Idul Adha 1442 H, DPP dan DPW Garda Pemuda NasDem NTT berkurban sekaligus merayakan ulang tahun Garda Pemuda NasDem yang ke-10, yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2021 kemarin.

Pada tanggal 14 Juli 2011 di Jakarta adalah waktu yang bersejarah bagi Partai NasDem dimana Sayap Partai di bidang Pemuda pertama kali lahir, sebagai Garda Terdepan dalam Gerakan Perubahan Partai NasDem. Sudah satu dekade Organisasi Sayap ini berdiri, walaupun terbilang masih belia tapi sudah banyak karya anak bangsa yang di torehkan melalui Organisasi Pemuda ini. Sebut saja yang terbaru adalah Program Pemuda Siaga Pandemi yaitu PSP Berderma, Prananda Surya Paloh sebagai Ketua Umum Garda Pemuda NasDem meluncurkan program ini agar Pemuda ikut berpartisipasi mendonorkan Plasa Darahnya bagi Pasien penderita Covid 19.

Program ini di sambut baik Ketua Garda Pemuda NasDem NTT, Bobby Pitoby. Dalam waktu dekat DPW NTT bekerja sama dengan REI NTT akan melakukan Vaksinasi Masal dan mendonorkan plasa darah di PMI Kupang untuk mendukung Program PSP Berderma. Tidak hanya itu, DPP Garda Pemuda NasDem dan juga DPW NTT bahu membahu berbagi dengan anak yatim piatu dan orang-orang yang membutuhkan di hari raya Idul Adha 1442 H ini. Ada 1 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing yang di serahkan ke Panti Asuhan Al-Hikmah Nun Baun Sabu, kemudian di terima secara resmi oleh Ketua MUI Nusa Tenggara Timur, H.Abdul Kadir Makarim.

Menurut Bobby Pitoby, di tengah pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat yang terdampak dan melalui kurban ini di harapkan dapat sedikit meringankan beban anak-anak di panti Asuhan Al-Hikmat dan juga menjadi berkat bagi warga masyarakat Nun Baun Sabu. Bukan hanya Hewan Kurban tetapi Doa dari semua Anggota Garda Pemuda NasDem selalu di kumandangkan bagi semua masyarakat khususnya di NTT.

Mendampingi Ketua Garda Pemuda NTT, hadir Juga Sekretaris Jimmy Benu. Ketua Dewan Pembina Yusak Benu, Ketua Dewan Penasehat Bobby Lianto, Wakil Ketua Rudy Rikony dan beberapa Anggota Baret. Menurut Bobby, dalam situasi PPKM ini maka kehadiran Anggota kami di batasi, sebagai bentuk dukungan program pemerintah yang sedang berjalan.(Sandro)

Tinggalkan Balasan