Lestarikan Seni Bela Diri Pencak Silat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Beri Pelatihan Masyarakat Perbatasan

Jakarta, Nusantara3 | Untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan bela diri sekaligus menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat perbatasan, prajurit Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns melaksanakan Latihan Pencak Silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) bertempat di Lapangan Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, Minggu (30/5/2021)

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P., dalam keterangannya di Kotis Satgas Yonif Mekanis 643/Wns, Entikong Kabupaten Sanggau, Senin (31/5/2021).

Dansatgas mengatakan, tujuan dilaksanakan pelatihan ini selain untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan bela diri yang sudah dimiliki prajurit Satgas Yonif Mekanis 643/Wns, juga sekaligus menjalin tali silaturahmi dengan warga perbatasan.

“Kita latih warga atau para pemuda-pemudi sekitar Pos Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns untuk mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang bermanfaat agar masyarakat, khususnya pemuda disini terus bisa melestarikan budaya seni beladiri asli Indonesia,” ungkap Dansatgas

Kegiatan pelatihan pencak silat ini dipimpin oleh Sertu Liansyah bersama Praka Akbar, Praka Chamim dan Pratu Angga yang yang diikuti oleh masyarakat sekitar terutama para pemuda dan pemudi bertempat di Lapangan Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, ” lanjut Dansatgas.

Dansatgas menambahkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena selain untuk melestarikan seni bela diri milik bangsa Indonesia di sisi lain bisa memelihara dan meningkatkan kemampuan beladiri prajurit dan masyarakat.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan pelatihan ini masyarakat di sekitar Pos Koki Sajingan Terpadu ini, terutama pemuda-pemuda sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, dapat meningkatkan rasa cinta tanah air serta jiwa nasionalisme, ” tutup Dansatgas. (Dispenad)

Tinggalkan Balasan