Menteri PMK Janji Akan Bantu Yang Berkaitan Dengan Upaya Untuk Masa Transisi

Kalabahi, Nusantara3 | Kendati tidak menyebutkan secara pasti jenis bantuan apa saja yang nantinya akan diberikan. Namun Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Mohajir Jafar Efendy berjanji siap membantu kebutuhan yang berkaitan dengan upaya untuk masa transisi ini. Transisi dari masa bencana, tanggap bencana menjadi tahap rehabilitasi dan rekonstruksi apa apa yang berkaitan dengan upaya untuk masa masa transisi ini bila permohonannya disampaikan maka pasti akan dibantu.

“Saya janji Pak Bupati Nanti saya minta nomor teleponnya Pak Bupati. Nanti kalau ada apa apa yang berkaitan dengan upaya untuk masa transisi ini, transisi yang dari masa bencana, tanggap bencana menjadi tahap rehabilitasi dan rekonstruksi nanti mohon disampaikan ke saya, apa yang bisa saya bantu nanti pasti saya akan bantu. Akan saya hubungkan dengan kementerian-kementerian. Setidaknya kementerian-kementerian yang dibawah koordinasi saya, termasuk BNPB tetapi juga tidak menutup kemungkinan dengan kementerian – kemanterian yang lainnya. Nanti saya akan bicarakan. yang penting bagaimana bencana ini musibah ini justru bisa membikin kekuatan nalar pulau pantar bangkit menjadi lebih baik menjadi bahagian dari negara NKRI,” ucap Menko PMK dalam sambutan saat berkunjung ke Tamalabang, Desa Kaleb Kecamatan Pantar Timur Kabupaten Alor-NTT, (Selasa 4/5/2021).

Sebagai Rektor Universitas Malang yang kini diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini mengatakan, kehadirannya mengatasnamakan pemerintah, dirinya bersama Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini mendapat tugas dari Presiden untuk memantau langsung dan melihat dari dekat musibah ini sekaligus bersilahturahmi dan bertatap muka dengan warga.

“Tadi dalam perjalanan Pak Bupati sudah menyampaikan kepada saya dan saya percaya betul kalau warga Kabupaten Alor khususnya dari pulau Pantar ini, mentalnya sangat kuat dan tabah menghadapi cobaan dan ujian. Dan kedatangan saya termasuk untuk memperkuat agar bapak Ibu sekalian semakin tabah dan kuat menghadapi cobaan Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Tentu saja kita akan berupaya , kita berdoa, berusaha agar dengan adanya musibah ini membuat kita semakin kuat, semakin besar dan dari Kabupaten Alor ini akan tumbuh anak anak dari anak generasi muda yang mampu untuk memberikan dharma bahktinya untuk kepentingan nusa dan bangsa bukan hanya untuk Kabupaten Alor saja,” kata Menteri PMK Mohajar Jafar Efendy yang sebelumnya sudah pernah mengunjungi Kabupaten Alor sebelumnya.

Terkait bencana badai siklon seroja di Kabupaten Alor, Bupati Alor Drs. Amon Djobo dalam sapaannya mengungkapkan, wilayah Kabupaten Alor yang mengalami kerusakan berat akibat dampak badai seroja tanggal 4 April silam terjadi di 7 kecamatan yaitu 2 kecamatan di Pulau Pantar dan 5 Kecamatan di Pulau Besar.
Korban jiwa kata Bupati Alor sebanyak 41 orang, 12 orang hilang atau tidak dapat ditemukan. Sedangkan yang mengalami luka-luka sebanyak 58 orang.

Untuk kerusakan rumah lanjut Bupati Djobo, secara keseluruhan sebanyak 2.442, meliputi rusak ringan 1.198, rusak sedang 498 dan rusak berat 746. Dari 746 ini rata-rata rumah ini hanyut terbawa banjir sampai di laut termasuk kendaraan roda dua dan roda empat, karena penduduk yang kena dampak ini rata-rata ada yang di gunung, ada yang dekat dengan pantai.

“Laporan korban bencana badai siklon seroja akan disampaikan sesuai dengan sistem atau mekanisme kepada Bapak Presiden melalui kementerian/lembaga terkait”, kata Bupati Djobo.

Untuk diketahui Menko PMK dan Menteri Sosial RI tiba di Tamalabang Desa Kaleb Kecamatan Pantar Timur Kabupaten Alor dengan menggunakan Helikopter milik BNPB melalui Bandara Mali. Tiba di Tamalabang kedua Menteri bersama Deputi BNPB Pusat di terima Bupati Alor, Drs. Amon Djobo didampingi Wakil Ketua DPRD Alor, Drs Yulius Mantaon, Unsur Forkompimda, para Asisten, Pejabat lingkup Pemkab Alor, Camat Pantar Timur bersama Tripika, Para Pelajar dan seluruh masyarakat Pantar Timur. Rombongan Menteri diarak menuju tenda pertemuan dengan tarian dari pelajar SMA Negeri Tamalabang dan Nyanyian lagu DESAKU oleh pelajar dari SDN Tamalabang.

Dalam acara silaturahmi masyarakat Kecamatan Pantar Timur bersama Menteri PMK dan Menteri Sosial, dilakukan prosesi penobatan Menteri PMK sebagai Orang Tua Alor di Jakarta melalui penyematan pakaian adat kebesaran Pantar.

Menteri PMK dan Menteri Sosial RI pada kesempatan Silahturahmi tersebut menyerahkan santunan kepada Ahli Waris keluarga korban bencana alam yang diterima oleh perwakilan ahli waris.

Selain itu, Pejabat dari Deputi RR ( Rehabilitasi dan Rekonstruksi ) BNPB Pusat yang turut serta dalam rombongan Menteri menyerahkan Bantuan Dana Siap Pakai untuk Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban Bencana Angin Tropis Seroja, Banjir Tanah Longsor, Gelombang Pasang dan Abrasi sebesar Rp. 1.054.500.000 ( Satu Milyar Lima Puluh Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ). Dana Bantuan tersebut diserahkan Pejabat dari Deputi RR BNPB Pusat dan diterima langsung oleh Bupati Alor, Drs. Amon Djobo. (*)

Tinggalkan Balasan