Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur Gelar Pertemuan I Bakohumas Lingkup Pemprov NTT

Kupang, Nusantara3 | Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Pertemuan I Badan Koordinasi Kehumasan ( Bakohumas) Lingkup Pemprov NTT  dengan tema “Mewujudkan BAHTERA (Bangkit Sejahtera) NTT melalui SI MANDATARIS (Sistem Informasi Manajemen Data Strategi)” di Hotel Ima Kupang, Jumat (16/04/2021) pagi.

Pertemuan digelar dalam rangka sosialisasi penggunaan dan pemanfaatan Aplikasi Website SI MANDATARIS (Sistem Informasi Manajemen Data Strategis) Provinsi NTT.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutan yang dibacakan Asisten I sekda Provinsi NTT Drs. Benyamin Lola, M.Pd menyampaikan, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Pasal 31 mengamanatkan bahwa Perencanaan Pembangunan didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal ini juga dipertegas dalam Undang-Undang No.23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, pasal 391 bahwa Pemerintah Daerah wajib menyediakan informasi Pemerintah Daerah terdiri atas informasi pembangunan daerah dan informasi keuangan daerah.

Memaknai betapa pentingnya data, baik dalam proses perencanaan pembangunan maupun evaluasi kinerja pembangunan, maka Pemerintah Provinsi NTT secara serius meletakkan data sebagai fondasi yang kuat dalam proses perencanaan dan evaluasi.

Pemerintah Provinsi NTT melalui Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (BAPPELITBANGDA) akan meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Data Strategis (SI MANDATARIS) Provinsi NTT.

Aplikasi itu akan memuat data by name dan by address dalam semangat dari desa menuju BAHTERA (Bangkit Sejahtera) NTT. Aplikasi website ini akan berdampak pada tersedianya data mutakhir pada Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) dan Indeks Desa Membangun (IDM) yang menjadi target RPJMN 2020-2024 dan RPJMD 2018-2023.

Data yang dihasilkan pada website tersebut akan memuat informasi terkait indikator strategis di Provinsi NTT, sekaligus dapat menyusun dashboard untuk setiap desa yang mempermudah proses monitoring pada aspek sosial dan aspek kemiskinan.

Pada 2021, aplikasi Si Mandataris akan fokus pada membangun data base kemiskinan. Aplikasi ini akan menunjukan data terbaru dan “real time” di desa/kelurahan baik itu berupa data kependudukan, kemiskinan, ketenagakerjaan, perumahan, pendidikan dan data-data pada aspek sosial lainnya. Data merupakan aset berharga yang membutuhkan proses yang tidak sederhana agar memiliki nilai.

Untuk mendapatkan sebuah data yang akurat dan bernilai, maka dibutuhkan pengelolaan yang profesional, berintegritas dan amanah, melibatkan sumber daya berkualitas untuk memetakannya, menjadi sebuah informasi dan pengetahuan, ditanam dalam perangkat mesin yang cerdas, sehingga menghasilkan wawasan (insight) yang akan menjadi landasan pengambilan keputusan strategis (wisdom), agar dapat memberikan dampak (impact) efektif.

Ia menegaskan, salah satu data strategis yang sangat dibutuhkan untuk berbagai kepentingan adalah data kependudukan. Karena itu data akurat sangat penting dalam menyusun perencanaan untuk membuat keputusan yang tepat dan juga mengeksekusi program pembangunan yang tepat sasaran.

Ia berharap website itu akan membantu pemerintah untuk mendapatkan data terbaru dan kondisi obyektif berbasis desa, untuk bisa mengeksekusi berbagai kebijakan dan program mengatasi kemiskinan melalui kebijakan politik anggaran.Selain itu, lanjutnya, data yang dihasilkan juga akan menjadi referensi akurat yang bisa digunakan oleh berbagai Kementerian, seperti Kementerian Sosial dalam hal penerima bantuan sosial.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Marius Ardu Jelamu dalam sambutan yang dibacakan Kepala Sub Bagian Penyiapan Materi Pimpinan, France A Tiran mengatakan, kegiatan diselenggarakan dengan maksud untuk memberikan pemahaman dan menyebarluaskan informasi terkait Aplikasi Website SI MANDATARIS Provinsi NTT dalam rangka penyusunan Data Base Kemiskinan di tingkat Desa, dari Desa menuju BAHTERA (Bangkit Sejahtera) NTT.

Tujuan kegiatan, ujar Frans Tiran, untuk mengetahui proses, mekanisme pelaksanaan dan manfaat dari aplikasi website SI MANDATARIS serta dampak dari pemanfaatan aplikasi si MANDATARIS dalam proses percepatan pembangunan dalam rangka mewujudkan Bahtera NTT.a

Ia mengatakan, sasaran dari pertemuan Bakohumas adalah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan/Humas Pemerintah maupun Non Pemerintah serta media massa.

Hadir Plh. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi NTT, Maxianses Manafe serta Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi NTT, Darwis Sitorus.

Maxi Manafe membawakan materi Melalui SI MANDATARIS, kita wujudkan BAHTERA NTT, sementara Darwis Sitorus yang membawakan materi NTT Satu Data, dari Desa.

Ia menambahkan, target yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut yakni peserta pertemuan Bakohumas dapat memahami dengan benar tentang Aplikasi Website SI MANDATARIS, manfaat dan dampak terhadap perwujudan BAHTERA NTT.(Sandro)

Tinggalkan Balasan