Pramuka Gandeng DPPPA NTT Beri Bantuan Trauma Healing Bagi Anak-anak Korban Siklon Seroja

Kupang, Nusantara3 | Kwartir Daerah ( Kwarda) dan Dewan Kerja Daerah (DKD) Pramuka NTT bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi NTT memberikan layanan Trauma Healing untuk anak-anak yang ada di lokasi terdampak bencana Seroja, Kamis (15/04/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda, pertama di Kota Kupang, bertempat di rumah Oma Wila, RT 18, RW 04 Kelurahan Oebufu, dan titik kedua dilaksanakan di depan SPBU Oesao, Kabupaten Kupang.

Ketua Kwarda NTT, Sinun Petrus Manuk, mengatakan bencana tidak saja berdampak secara fisik, tapi juga secara psikis. Oleh karena itu, layanan Trauma Healing harus dilakukan sebagai upaya pemulihan trauma akibat dampak kerusakan fisik yg terjadi.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengembalikan kondisi batin anak-anak, membuat mereka tertawa dan tersenyum kembali, memulihkan kembali rasa percaya diri mereka,” ujar pria yang akrab disapa Kak Piet ini.

Ketua Kwartir Daerah meminta kepada anak dan orang tua untuk tetap tabah, kuat dan selalu semangat menghadapi cobaan berat ini.

“Harta benda boleh terbawa banjir tapi yg perlu dijaga adalah semangat untuk hidup ke depan dan tetap berdoa kepada Tuhan,” tandas mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT.

Sementara Kepala DPPPA Provinsi NTT, Drg. Iien Adrianybmengatakan kejadian atau peristiwa darurat seperti bencana dapat mempengaruhi mental korban yang menjadi tidak stabil. Oleh karena itu, dibutuhkan trauma healing untuk para korban bencana, agar kondisi mental mereka kembali membaik.

“Bukan hanya orang dewasa, nyatanya anak-anak pun membutuhkan trauma healing. Sebab, gangguan trauma pasca stres atau Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) bisa dialami oleh anak-anak,” ujar drg Iien.

Kepala DPPPA menambahkan bencana bagi anak-anak akan lebih berat daripada orang dewasa karena anak-anak masih kurang memahami apa yang terjadi. Anak-anak juga belum memilki pengalaman yang cukup untuk menghadapi kondisi-kondisi yang sulit.

“Terima kasih karena Gerakan Pramuka memberi atensi pada pemenuhan kebutuhan anak, ” pungkas Drg Iien.

Hadir dalam kegiatan, Ketua Dewan Kerja Daerah NTT Hanson Bala dan anggota, Sekretaris DPPPA Telma Bana, Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Maria Patricia Sumarni dan sejumlah pejabat lain. (ape)

Tinggalkan Balasan