LANUD El Tari Kupang Gelar Terjun Penyegaran dan Latihan Pertahanan Pangkalan

Kupang, Nusantara3.Com | Personel Lanud El Tari menggelar latihan pertahanan pangkalan (Hanlan) dan terjun penyegaran (Junggar) Kompi C Yonko 466 Paskhas Kupang dengan menggunakan pesawat Hercules C-130 /A-1337 dengan Kapten Pilot Kapten Pnb Bagus Purnomo Aji dari Skadud 32 Lanud Abd Saleh Malang. Junggar di pimpin oleh Danki C Yonko 466 Paskhas Kapten Pas Syahrul Iman, S.S.T.Han, Jumat (19/02).

Komandan Lanud El Tari Kolonel Pnb Bambang Juniar D.,S.Sos.M.M yang didampingi oleh Pabandyapam Sintel Korpaskhas Letkol Pas Alfin J. Lumban Tobing, M.Han dan Komandan Kompi C Yonko 466 Paskhas Kupang memberikan keterangan kepada awak Media bahwa kegiatan terjun payung merupakan agenda rutin tahunan Paskhas untuk membina dan meningkatkan kemampuan prajurit Paskhas guna menunjang kesiapan operasional, Sedangkan acara Pertahanan Pangkalan merupakan tugas pokok sebagai prajurit TNI Angkatan Udara dalam mendukung operasi penerbangan termasuk Bandara El Tari yang harus diantisipasi aspek keamanan budaya dan globalisasi informasi. Dengan digelarnya Pertahan Pangkalan oleh personel Lanud El Tari dan Paskhas tersebut, akan meyakinkan dunia luar bahwa Bandara El Tari aman secara fisik.

Bambang menerangkan, Pangkalan TNI AU El Tari sebagai Lanud tipe B di bawah Komando Koopsau III yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Negara Timor Leste harus selalu siap dengan segala aspek dan dinamika tugas yang diemban untuk mewujudkan prajurit TNI Angkatan Udara yang professional dan handal dalam mendukung operasi penerbangan, serta mempertahankan profesionalisme semua prajurit Kopaska TNI AU untuk meyakinkan bahwa TNI AU siap melakukan pengalaman wilayah perbatasan.

Junggar yang dilakukan sebanyak 2 shortie, yang mana pada shortie pertama 19 prajurit melakukan penerjunan statik pada ketinggian 1200 feet melalui pintu kanan dan kiri, dan shortie ke 2 dengan jumlah 5 prajurit melakukan penerjunan free fall pada ketinggian 8000 feet.

Personil TNI AU saat melakukan terjun penyegaran

Walaupun di masa Pandemi Covid-19 TNI AU tetap melaksanakan tugasnya dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah pusat. “Di masa pandemi ini mereka tetap melakukan prokes dimana sebelum terjun mereka sudah mengikuti rapid antigen, saat hasilnya negatif barulah mereka mengikuti penerjunan ini dan yang pasti tetap menggunakan masker,” Jelas Bambang.

Di tempat yang sama, Pabandyapam Sintel Korpaskhas Letkol Pas Alfin J. Lumban Tobing, M.Han yang hadir sebagai tim Supervisi dari Markas Komando Paskas Bandung menjelaskan, kegiatan yang dilalukan merupakan rutinitas Korps Paskhas TNI AU yang di selenggarakan setiap tahun dalam rangka memimpin kemampuan prajurit dalam penerjunan karena merupakan bagian dari personil gerak cepat dan kegiatan tersebut dilakukan diseluruh jajaran Korps Paskas di Indonesia dan yang terakhir di Kupang, Makasar dan Biak.

Ia menambahkan, Latihan Hanlan dan Terjun Payung oleh Paskhas dan Lanud El Tari juga untuk mensosialisasikan keberadaan Lanud El Tari dalam melaksanakan tugas pokok, peran, dan eksistensinya ditengah-tengah masyarakat NTT dan diharapkan dengan diselenggarakannya acara ini dapat membangun komunikasi positif antara masyarakat dengan TNI AU sehingga terjalin sinergitas dalam melaksanakan tugas dan membangun daerah.

Latihan pertahanan pangkalan TNI AU

Pelaksanaan Hanlan yang diiringi dengan terjun payung dari Paskhas AU diharapkan dapat di kenal oleh masyarakat untuk semakin cinta kepada TNI AU dan menjaring animo para pemuda NTT untuk bisa bergabung / mendaftar dan menjadi keluarga besar Angkatan Udara.

Berdasarkan pantauan langsung media ini, Bertempat di shelter Lanud El Tari turut hadir dalam kegiatan ini Danlanud El Tari, Kolonel Pnb Bambang Juniar D, S.Sos.M.M, Letkol Kes Dede Ian Kaswian, Letkol Pas Alfin J. Lumban Tobing, M.Han dan para pejabat Lanud El Tari, serta General Manager Angkasa Pura 1 Iwan Novi Hantoro.(Ape)

Tinggalkan Balasan