Pelantikan Pejabat Eselon II, III, dan IV Karena Kebutuhan Organisasi

Kalabahi, Nusantara3.Com | Bupati Alor, Drs. Amon Djobo menegaskan, Pelantikan Pejabat Eselon II, maupun Eselon III sampai Eselon IV/b semata mata karena kebutuhan organisasi tidak ada kepentingan lain.

“Jadi tidak ada kepentingan apa apa. Tidak ada kepentingan orang di dalam, tidak ada kepentingan suka atau tidak sukanya pada orang. Kita mengatur ini semua semata karena kepentingan kebutuhan organisasi,” tegas Bupati Djobo usai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Struktural dari dan dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), dalam jabatan Administrator (Eselon III/b) dan jabatan Pengawas (Eselon III/IV) dalam Lingkup Pemerintah Kabupaten Alor, di Aula Tara Miti Tomi Nuku Kantor Bupati Alor, Senin 15/02/2021.

Lebih lanjut Bupati Djobo meminta agar pelantikan 27 Pejabat Struktural ini termasuk didalamnya 4 Penjabat di Dukcapil Kabupaten Alor tidak di analisa, di baca yang bukan- bukan karena yang dilantik ini telah melewati jenjang seleksi.

“Eselon II punya ketentuan itu melewati jenjang seleksi. Dari jenjang seleksi itu, hasilnya akan keluar urutan nomor 1, 2 dan 3 dan itu hasil kerja Tim Seleksi atau Tim Asesornya. Tim seleksi ini berjumlah 5 orang terdiri dari satu orang dari Provinsi, satu dari LSM, Satu dari Perguguruan Tinggi dan dua orang dari birokrasi. Jadi tidak asal maunya kita tetapi hasil kerja tim seleksi berjumlah 5 orang di propinsi. Karena itu, teman-teman Eselon II yang dianggap mengerti harus mampu memberikan pemahaman akan hal ini ini. Jangan mudah di kompori oleh orang- orang yang tidak bertanggungjawab, yang punya kepentingan sesaat ,” kata Djobo.

Untuk Kadis Dukcapil Bupati Djobo berpesan agar mampu menyelesaikan dengan baik semua persoalan dalam unit kerja. Menjadi pemimpin adalah orang yang mampu menyelesaikan persoalan. Kalau tidak mampu menyelesaikan persoalan maka bukan pemimpin. Karena itu Kepastian pelayanan harus utuh, dengan demikian nilai pelayanan kita kecil tapi mempunyai makna dan bernilai.

“Saudara harus mampu menyelesaikan dengan baik persoalan di unit kerja saudara. Karena di unit kerja saudara bersentuhan langsung dengan masyarakat. Saya tidak dengar ada pungutan liar di unit kerja saudara. Apabila saya dengar itu, saya langsung pecat. Untuk itu, Pejabat yang dilantik saya ingatkan hindari persoalan,” tegas Djobo.

Hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Bupati Alor, Imran Duru, SP.d. MP.d, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Alor, Drs. Soni O. Alelang Para Staf Ahli, Para Asisten, Pimpinan OPD, Pejabat di lingkungan Setda, Saksi serta Rohaniawan berlangsung dalam Protokol Kesehatan.

Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat diawali Pembacaan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri RI Nomor : 8121.22/23/2020 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Alor dan Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor : 821.23/6313-6316/Dukcapil/2020 tentang Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Administrator dan Pengawas pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Alor serta Surat Keputusan Bupati Alor Nomor : BKPSDM-821.2/528/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Daerah dalam Jabatan Administrator dan pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Alor, Drs. Jhon Pulingmahi.

27 Penjabat yang dilantik dan dikukuhkan dari dan dalam jabatan tersebut terdiri dari, Jabatan Tinggi Pratama (Eselon II) 1 Orang, Jabatan Administrator (Eselon III) 3 orang dan Jabatan Pengawas (Eselon III, IV) sebanyak 23 Orang.
Adapun Pejabat Eselon II yang dilantik adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Alor, Metusalak Aristoteles Salmai, SH. M.Hum.(*)

Tinggalkan Balasan