PERKUAT PEMAHAMAN 4 PILAR KEBANGSAAN, HILDA MANAFE SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN DI KELURAHAN MAULAFA, KOTA KUPANG

KUPANG, NUSANTARA3.COM | Hilda Manafe, anggota DPD-RI, (Senin, 16 November 2020) melakukan kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kelurahan Maulafa, Kota Kupang. Hilda Manafe mengatakan, sosialisasi tersebut adalah salah satu kegiatannya dalam kapasitas sebagai anggota MPR-RI dalam rangka memasyarakatkan UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang di moderatori oleh Stefanus Mira Mangngi dan juga melibatkan 2 narasumber lainnya, diikuti oleh masyarakat umum termasuk pemuda/i, dan tokoh masyarakat. Kegiatan diawali dengan penyerahan simbolik materi 4 Pilar Kebangsaan kepada 2 orang peserta khususnya mewakili kaum muda.

“Empat pilar kebangsaan sesungguhnya bukan hal baru karena isinya adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan BhinekaTunggal Ika. Sejak jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi kita selalu belajar atau diajarkan tentang hal ini. Namun diera reformasi terjadi banyak perubaan terkait isi, tafsir dan penerapan 4 Pilar kebangsaan ini, terutama UUD 1945 karena telah mengalami amandemen atau perubahan beberapa kali. Selain itu tantangan yang kita hadapi sebagai bangsa semakin hari semakin kompleks dan mengancam kedaulatan dan persatuan kita sebagai bangsa Indonesia” kata Hilda Manafe.

Dalam paparan materi sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Senator Hilda Manafe mengatakan bahwa tantangan kebangsaan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini semakin berat dan kompleks. Karenanya selain aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, yang juga tidakkalah penting adalah pembangunan paham kebangsaan dan jiwa nasionalisme yang salah satunya melalui penguatan pengetahuan dan kesadaran warga negara terkait 4 Pilar Kebangsaan. Ini harus menjadi tanggungjawab bersama mulai dari orang tua, masyarakat di lingkungan tempat tinggal, sekolah/guru, lembaga agama dan pemerintah.

“Saat ini, masalah kerukunan beragama menjadi issue serius yang dihadapi dan tengah diperangi bersama oleh bangsa kita. Sikap-sikap intolerant semakin subur. Bangsa kita menjadi gambang terhasut oleh penyebaran kebencian dan hoax berbasis suku dan agama. Belum selesai dengan masalah kerukunan, kini kita tengah diperhadapkan pada ancaman Pandemi Covid-19. Semua upaya yang kita lakukan tidak akan efektif untuk menyelesaikan semua persoalan kebangsaan kita jika tidak ada kesadaran, kepedulian dan kerjasama dari segenapanak bangsa. Kita semua harus ambil bagian dengan terus saling menjaga agar tidak ada anak atau saudara atau tetangga kita yang terhasut oleh paham-paham radikal, berita HOAX, ataupun sikap-sikap intoleran. Kita juga mesti memperkuat solidaritas dan kesetiakawanan social” tutup Hilda Manafe.

Kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini ditutup dengan pembagian materi 4 pilar kebangsaan kepada peserta dan photo bersama.(*)

Tinggalkan Balasan