Wabup TTS Balut Jenazah Atlet Internasional Asal TTS Gunakan Selimut Mollo

SoE,Nusantara 3.Com | Ada aroma atau harum cendana wangi cukup keras menyelimuti jenzah almarhum Eduardus Nabunome ketika di sambut wakil bupati timor tengah selatan Johny Army Konay.SH di halaman rumah jabatan wakil bupati kamis 15/ 10 pukul 10:00 wita tadi ketika wakil bupati membalut peti jenazah almarhum menggunakan kain adat mollo bercorak merah putih.

Demikian disampaikan Aleksander Nabunome sepupuh kandung almarhum ketika di wancarai menyatakan bahwa ada mujizat setelah kami bawah jenazah saudara kami tiba di rumah jabatan wakil bupati di mana setelah wakil bupati hendak melayat atau melihat peti jenazah almarhun di atas mobil jenazah tiba-tiba ada aroma bau harum wangi cendana muncul tiba-tiba cukup keras dan di rasakan semua orang.

Harum cendana tersebut semakin kuat dan keras ketika wakil bupati membali peti jenazah almarhum menggunakan selimut bercorak merah putih dari raja mollo, almarhum merupakan tokoh atletik yang bersejarah mengharumkan nama NKRI di Kab TTS, NTT, bahkan Indondesia dimata dunia.

Sementara itu Wakil Bupati Timor Tengah Selatan Johny Army Konay, SH ketika diwawancarai mengatakan bahwa almarhum bapak Eduardus Nabunome merupakan tokoh sejarah di dunia internasional khususnya di dunia atletik yang cukup mengharumkan nama Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Teggara Timur, bahkan Indonesia di luar negeri mewakil NKRI dan meraih prestasi gemilang karena itu almarhum wajib di semayamkan di rumah jabatan wakil bupati, rumah sejarah, rumah milik rakyat dan karena almarhum merupakan tokoh sejarah maka almarhum wajib di semayamkan di rumah jabatan walau sebentar.

“Setelah jenazah tiba saya maju dan mau lihat sebentar jenazah di atas mobil jenazah tiba-tiba ada mujizat aroma harum cenadana wangi cukup keras menyelimitu semua yang melayat ,lama harum cenadan ini berlangsung 30 menit , lebih keras lagi ketika kami membalut peti jenazah memggunakan kain selimut warnah merah putih dari wilayah mollo,” Ujar Konay.

Dengan demikian peristiwa yang terjadi hari ini merupakan catatan sejarah karena jasa almarhum sangat mengharumkan nama Indonesia sehingga kami putuskan untuk jazad almarhum di semayamkan di rumah jabatan sambil menanti anak-anak almarhum baru lanjut ke kampung halaman almarhum di Desa Kaeneno Kecamatan Fautmollo Kabupaten Timor Tengah Selatan. (Sandro)

Tinggalkan Balasan