52 Anak Kurang Mampu di Desa Pura Barat Ikut Sunat Adat Masal

KALABAHI, NUSANTARA3.COM | Sebanyak 52 orang anak yang terdiri dari laki-laki 28 orang dan perempuan 24 orang yang berasal dari keluarga kurang mampu, mendapat pelayanan sunat adat masal, Selasa (6/10/2020) di Masjid Haqqul Yaqin Dolabang Desa Pura Barat Kecamatan Pulau Pura.

Kegiatan ini diawali dengan prosesi adat yang dilakukan oleh para Moding dan Juru Sumpit yang akan melakukan sunatan secara adatia.

Acara sunat adat masal yang diprakarsai oleh keluarga besar Dolabang dan keluarga besar Pulau Pura di Kalabahi, dengan sasaran masyarakat kurang mampu, mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Alor Imran Duru, M.Pd, Ketua DPRD Enny Anggrek, SH, Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas, S.IK, Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar, S.Ag dan undangan lainnya, yang menyaksikan secara langsung prosesi sunatan adat tersebut.

Wakil Bupati Alor dalam sambutannya mengatakan, kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti ini merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap Program Pemerintah yakni Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar. Karena itu Pemerintah wajib memberikan perhatian sehingga ke depan, yang mengikuti sunat adat masal dengan sasaran masyarakat kurang mampu tidak hanya diikuti oleh masyarakat Dolabang saja tetapi seluruh masyarakat kurang mampu di Kecamatan Pulau Pura bisa mendapatkan pelayanan ini.

“Pemerintah punya program/kegiatan nikah masal dan sunat masal, jika dipadukan dengan kegiatan masyarakat seperti ini, maka banyak keluarga kurang mampu bisa mendapat pelayanan,”jelas Wabup Duru.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Alor, Enny Anggrek menyampaikan terima kasih dan rasa bangga kepada masyarakat Dolabang yang masih menjaga nilai-nilai budaya lokal, sehingga kegiatan sunat adat ini bisa dilaksanakan tidak hanya melibatkan keluarga muslim saja tetapi semua keluarga kristen di Desa Pura Barat bisa ikut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan yang bermartabat ini.

“Di banyak tempat kegiatan keagamaan yang dikemas secara adatia hampir punah karena perkembangan zaman. Namun di tempat ini kami merasa bangga sebab acara sunat atau khitanan, dilaksanakan masih mengikuti tatanan budaya yang telah diletakan oleh para leluhur kita sejak zaman dahulu,” ungkap Ketua DPRD.

Untuk diketahui kegiatan sunat adat masal ini dilaksanakan dengan mendapat dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten Alor, Pimpinan beserta Anggota DPRD Kabupaten Alor, Keluarga besar Pura yang berdomisili di Kalabahi dan sejumlah donatur lainnya. (Romeo/Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan).

Tinggalkan Balasan