BULAN DEPAN, 150-AN ANGGOTA GMKI HADIRI KSR DI ALOR Bupati Djobo: “Banyak Pemimpin Daerah Lahir dari Rahim GMKI.”

KALABAHI, Nusantara3.Com | Pada Minggu II September 2020 (Bulan Depan), sebanyak 150 Anggota dan Pengurus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) berasal dari luar Kabupaten Alor akan menghadiri Kegiatan Konsultasi Study Rohani (KSR) selama 4 hari.

Demikian pengantar singkat dari salah satu senior GMKI di Alor, Dominggus Blegur, ketika bersama beberapa senior dan Koordinator Wilayah (Korwil) VII NTT dan Pengurus DPC GMKI Alor beraudience dengan Bupati Alor, Drs. Amon Djobo di Ruang Kerjanya, Selasa (4/8/20) siang.

Membuka percakapan dengan Bupati Djobo, yang juga senior GMKI Cabang Kupang, Blegur yang juga Anggota DPRD Alor tersebut meminta perhatian dan dukungan dari Bupati Alor, yang disebutnya Kader yang paling sukses memimpin Kabupaten Alor saat ini.

Selain politisi dua periode ini, hadir pula Mantan Ketua Cabang GMKI Alor, Bung Donny Manase Mooy yang sangat mendukung dengan memberikan beberapa kemudahan di antaranya: lokasi kegiatan, akomodasi dan transportasi.

Senior-senior di jajaran birokrasi Pemda Alor pun turut hadir memberikan dukungan bagi adik-adik selaku Tuan dan Nyonya Rumah antara lain: Yulius Plaikol (Sekwan), Obeth Bolang (Kapala Bappelitbang), dan Metusalak Salmay (Plt. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil).

Bupati Alor, Drs. Amon Djobo mengakui, bahwa pemimpin di daerah Alor terbanyak lahir dari “rahim” GMKI, meskipun disadari ketika berorganisasi di Kupang sangat sulit dan motivasinya untuk bisa bertahan hidup atau mencari makan.

Namun, bumbu motivasi itu pun berkembang dengan pendidikan dan dinamika yang dinamis, sehingga mampu merahimkan dan melahirkan banyak pemimpin daerah.

Untuk itu, selaku Pemimpin Daerah, setelah mrndengarkan laporan kegiatan, maka akan membantu memperlancar kegiatan dengan dana, materi dan fasilitas pendukung lainnya.
Demikian juga mantan aktivis dan sering mengikuti kegiatan nasional dan mendapatkan jodoh meminta uluran tangan dan bantuan dari para senior lainnya agar sukses.

Sementara itu, Korwil VII NTT, Melky Suni, ketika diminta data tambahan, setelah pertemuan dengan Orang No.01 Alor, yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Fredrik I. Lahal mengatakan, kegiatan yang melibatkan teman-teman GMKI dari Sumba, Rote, Kupang, Soe, TTS, dan Kefa, TTU berjumlah 150 orang belum ditambah DPC GMKI Alor akan tetap mengikuti Protokol Kesehatan, karena beberapa wilayah di NTT masih pada kondisi Covid-19 yang belum nyaman, sementara di Alor Aman.

Ia pun berterima kasih kepada Pihak Pemda Alor, para senior members and friens, dan teman-teman anggota dan pengurus, yang begitu anthusias mempersiapkan kegiatan rohani dan intelektualitas itu di bawah motto: Ut Omnes Unun Sint.

Pertemuan solidaritas tersebut ditutup dengan doa dan nyanyian. (Gabriel L. Tang/ Kasubag Komunikasi Pimpinan Setda Alor).

Tinggalkan Balasan