GMNI Mimika di Tolak Ketua DPRD Mimika, untuk Audiensi Tentang Pemilihan Sekda Mimika

Timika, Nusantara3.Com | Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mimika, dalam menyikapi persoalan Pemilihan Sekretaris Daerah yang menjadi polemik akhir-akhir ini, pasalnya pemilihan tersebut dianggap tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (27/07).

Ketua GMNI Cabang Mimika, Arden Temorubun menjelaskan bahwa sudah dua kali menyurati Komisi A DPRD Kabupaten Mimika untuk meminta audiensi terkait polemik ini, namun terkesan diperlambat oleh segelintir oknum.

“Kami sudah menyurati Komisi A DPRD Mimika dua kali, tapi sampai sekarang terkesan audiensi tersebut tidak diinginkan terjadi”. Tegas, Arden Temorubun.

Surat pertama yang dimasukkan, diakui Arden bahwa tidak ada sama sekali balasan dari pihak DPRD, Satu minggu kemudian dimasukkan lagi serat yang sama untuk kedua kalinya, dan direspon oleh staf DPRD yang menangani hubungan Komisi A dengan GMNI Mimika saat ini.

“Surat kedua, sudah direspon pada Jumat (24/07) kemarin, melalui staf DPRD, saya di telpon untuk diberitahu bahwa hari ini (Senin, 27/07) kami diberikan ruang untuk difasilitasi Komisi A, guna melakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat) namun setelah dikonfirmasi lagi, RDP tersebut dibatalkan karena ketua DPRD belum menyetujui dan menadatangani RDP tersebut”. Sambungnya.

Arden mengakui bahwa pihak staf dari komisi A, telah menghubungi dirinya siang ini (27/07) untuk memberitahu bahwa surat tersebut belum ditandatangani maka RDP belum bisa dilakukan.

Dirinya meyakini bahwa RDP tersebut tidak ingin dilakukan, sehingga sudah dua kali surat dimasukkan namun balasannya belum menemui titik terang.

“Sepertinya DPRD tidak inginka melakukan Audiensi/RDP dengan kami, sehingga terkesan dipersulit”. Tegasnya.

Staf Komisi A mengatakan bahwa ketua DPRD mengatakan dirinya masih sibuk, sehingga tidak dapat menandatangani RDP tersebut.

“Jadi begitu, kebetulan besok ada sibuk, jadi tadi kebetulan beliau sampaikan begitu, jadi nanti kita koordinasikan lagi setelah itu nanti kami hubungi lagi”. Terang Staf Komisi A. (TIM)

Tinggalkan Balasan