Filep Wamafma Apresiasi Itikad Baik ULMWP Bicarakan Perdamaian Papua

Jakarta, Nusantara3.com – Ketua Pansus Papua DPD RI, Filep Wamafma menyambut positif niat baik dari kelompok Gerakan Persatuan Pembebasan untuk West Papua atau yang dikenal dengan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

Itikad baik tersebut ditunjukkan melalui surat yang dilayangkan oleh pihak ULMWP kepada Pansus Papua DPD RI pada Rabu (27/11/2019).

“Tentunya kami sangat mengapresiasi itikad baik mereka (ULMWP). Justeru ini yang kami harapkan. Kami menginginkan agar persoalan Papua dapat segera disudahi sebelum korban berjatuhan lebih banyak,” demikian kata Filep kepada awak media di gedung DPD RI, kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Filep yang juga Senator asal Papua Barat itu mengharapkan, niat baik tersebut perlu juga disikapi dengan bijak oleh pemerintah.

Menurut dia, persoalan Papua hanya dapat diselesaikan jika semua pihak turut terlibat dalam membicarakan apa yang menjadi duduk masalah berikut mencari solusi bersama.

“Jadi, tidak perlu saling mengkambinghitamkan. Semua harus duduk bersama, saling jujur dan terbuka, saling mengakui kesalahan jika memang terbukti salah. Baru setelah itu mencari jalan keluar,” ujar mantan akademisi itu.

Adapun dalam surat tersebut, terdapat sejumlah poin tuntutan yang dilayangkan pihak ULMWP kepada pemerintah, diantaranya:

Pertama, meminta kepada Presiden Jokowi untuk menarik 8.000 lebih personel TNI/Polri yang dikerahkan sejak Agustus 2019 lalu.

Kedua, meminta pemerintah mncabut semua akses media, LSM, relawan kemanusiaan, akademisi, anggota parlemen, pimpinan agama yang mengunjungi Papua.

Selanjutnya, ULMWP juga meminta pertemuan antara pihak ULMWP dengan pemerintah dimediasi oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa atau negara pihak ketiga yang disepakati. (*)

Tinggalkan Balasan