Bripka Thomas M.W.Radiena dan Kepeduliannya Membangun Karakter Anak

KUPANG, Nusantara3.com– Banyak hal menarik dengan sosok polisi yang diam-diam memiliki kepedulian pada aspek lain. Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Bripka Thomas M.W.Radiena membuat hal yang terbilang langkah. Ia mendirikan satu ruang baca tersendiri bagi anak-anak.

Ruang baca batu piak itu berdiri tahun 2018 tepat tanggal 09 April 2018 oleh Bripka Thomas M.W.Radiena, SH yang berdinas pada seksi Propam Polres Kupang Kota Polda NTT. Ruang baca parmanen berkurang 2.5 x 2.5 meter2 dibangun dengan swadaya sendiri.

Ruang baca ini dilakukannya karena terinspirasi dari kepedulian terhadap anak anak petani, tukang bangunan, nelayan, yang banyak berdomisili di sekitarnya. Dimana banyak dari mereka putus sekolah karena kurangnya akses untuk mengembangkan diri.

“Bertolak dari situasi dan kondisi yang ada maka saya menginisiasi untuk membuka ruang belajar yang dapat diakses secara gratis oleh anak anak tersebut dan tidak terkecuali untuk masayarakat umum yang mau belajar dan menambah ilmu ataupun informasi. Untuk itu sebelum rumah baca ini beroperasi, saya mengumpulkan bahan bahan bacaan yang didapatkan dan buku buku referensi saat kuliah yang cukup banyak. Dan setelah berjalan kunjungan anak anak sangat signifikan dan membludak sehingga saya mencari referensi dan donatur untuk dapat membantu menyumbangkan buku bacaan maupun alat-alat peraga kepada rumah baca, dan hal itu terlaksana diamana setiap 3 bulan saya mendapat kiriman buku dari pemerhati yang secara langsung mendonasikan melalui kantor pos ke rumah baca yang saya kelola ini”, begitu kata Thomas Radiena, putera asal Maluku Barat Daya itu ketika diwawancarai mediatimor.com, jumad, (08/11).

Ia menjelaskan, setelah hampir 1 tahun 7 bulan, rumah baca “BATU PIAK” ini beroperasi ternyata banyak perubahan yang dapatkan dimana anak-anak yang dulunya kekurangan akses dalam belajar maupun mengerjakan pekerjaan sekolah menjadi mudah mendapatkan akses tersebut dan mereka sangat berterima kasih karena sudah sangat membatu dalam belajar.

“Begitupun orang tua mereka sangat berterima kasih karna masih ada orang seperti saya di sela-sela tugas dan tanggung jawah sebagi seorang anggota Polri masih peduli bagi org lain dengan iklas. Semoga kedepan dapat ditiru oleh org lain yang tentunya memiliki kepedulian”.

(mediatimor.com)

Tinggalkan Balasan